Monotoneminimal.com – Pelaksanaan pasar murah di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang bertepatan dengan Hari Jadi ke-255, memberikan kemudahan akses pangan bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau. Inisiatif ini tidak hanya memungkinkan masyarakat membeli kebutuhan sehari-hari tetapi juga mendukung penyerapan hasil produksi lokal dari petani dan pelaku usaha kecil.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan bahwa berbagai komoditas yang dijual di pasar murah tersebut merupakan hasil dari pertanian dan budidaya lokal, seperti sayur-mayuran, ikan lele, dan makanan sehat lainnya. Dengan sistem ini, masyarakat dapat menikmati harga yang lebih terjangkau, sementara petani juga memperoleh kepastian untuk menjual hasil produksi mereka.
Kegiatan pasar murah ini berlangsung di enam kecamatan, dan terlihat animo tinggi dari masyarakat dengan antrean panjang yang memadati lokasi. Pada hari kedua, pasar murah dilaksanakan di Kantor Camat Pontianak Selatan, dengan jadwal selanjutnya akan diselenggarakan di berbagai kecamatan lainnya.
Edi berharap kegiatan ini bukan hanya berlangsung pada saat perayaan hari jadi, tetapi dapat diadakan secara berkala jika diperlukan. “Pasar murah ini merupakan salah satu cara untuk menjamin stabilitas harga dan membantu mencegah inflasi,” ujarnya.
Salah satu penawaran menarik dari pasar murah adalah paket sembako seharga Rp120 ribu yang bisa ditebus hanya dengan Rp85 ribu, berisi beras premium, minyak goreng, dan gula pasir. Sebanyak 11.636 paket telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di semua kecamatan.
Dengan pendekatan seperti ini, diharapkan distribusi pangan dapat berlangsung lebih efisien, memberikan masyarakat pilihan produk yang lebih segar dan berkualitas.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/IMG-20261020-WA0003.jpg)