Site icon monotoneminimal.com

Pakistan dan Afghanistan Setujui Gencatan Senjata Usai Tragedi

[original_title]

Monotoneminimal.com – Pakistan dan Taliban Afghanistan sepakat untuk menghentikan sementara operasi militer sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan Idul Fitri. Kesepakatan gencatan senjata ini diumumkan pada Rabu, 19 Maret 2026, setelah serangan udara di Kabul awal pekan yang lalu menyebabkan kematian ratusan orang.

Menteri Informasi Pakistan, Attaullah Tarar, menjelaskan bahwa penghentian operasi militer akan berlangsung mulai Kamis hingga Senin. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap permintaan dari negara-negara seperti Arab Saudi, Qatar, dan Turki yang mendesak kedua belah pihak untuk memberikan jeda kemanusiaan. Tarar juga menegaskan, jika terjadi serangan lintas batas atau tindakan teroris di wilayah Pakistan, operasi militer akan dilanjutkan dengan intensitas yang lebih besar.

Serangan udara yang memunculkan ketegangan berlangsung di sebuah pusat rehabilitasi narkoba di Kabul dan dilaporkan oleh otoritas Taliban menyebabkan sekitar 400 orang tewas dan 200 lainnya luka-luka. Dalam beberapa hari terakhir, suasana duka melanda Kabul, di mana pemakaman massal digelar untuk para korban. Menteri Dalam Negeri Afghanistan, Sirajuddin Haqqani, menyatakan bahwa mereka yang tewas adalah warga sipil yang tidak bersalah dan mengancam akan menuntut pertanggungjawaban atas peristiwa tersebut.

Selain itu, situasi di lapangan menyiratkan banyaknya korban akibat kekerasan. Tim dari Dewan Pengungsi Norwegia (NRC) melaporkan kondisi mengerikan setelah serangan, dengan banyaknya anggota tubuh yang terpisah di lokasi yang berbeda. Di tengah konfrontasi yang berkelanjutan, upaya mediasi internasional masih mengalami hambatan.

Gencatan senjata Idul Fitri diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meredakan ketegangan yang terus meningkat antara kedua belah pihak, meskipun tantangan diplomatik tetap ada.

Exit mobile version