Monotoneminimal.com – Operasi Fajar Yaman diluncurkan untuk membebaskan Sanaa dan mengakhiri kudeta Houthi yang telah berlangsung sejak 2014. Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, Rashad al-Alimi, mengumumkan dimulainya operasi militer ini untuk memulihkan institusi negara dan menciptakan stabilitas di negara tersebut. Dalam pernyataannya di platform X, Al-Alimi menegaskan pentingnya dukungan rakyat, keberanian angkatan bersenjata, serta bantuan dari negara sahabat dalam menghadapi tantangan ini.
Operasi ini muncul sebagai respons terhadap tindakan kelompok Houthi yang merebut ibu kota Yaman, Sanaa, dengan kekerasan sembilan tahun lalu. Sejak saat itu, mereka mendirikan pemerintahan yang berkuasa di sejumlah wilayah termasuk utara dan timur laut Yaman, serta beberapa lokasi strategis di dekat pesisir Laut Merah. Al-Alimi, yang didukung oleh Arab Saudi, menyatakan bahwa serangan militer ini bertujuan untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai oleh Houthi.
Tentara pemerintah Yaman, yang diakui secara internasional, telah mengonfirmasi bahwa mereka telah memulai serangan strategis ke Sanaa. Brigadir Jenderal Majid al-Nuzaili menyatakan bahwa angkatan bersenjata mereka telah melancarkan operasi ofensif untuk menguasai kembali ibu kota yang hilang.
Dengan adanya operasi ini, diharapkan Yaman dapat bergerak menuju era baru yang bebas dari konflik, perdamaian, dan rehabilitasi institusi pemerintahan yang telah terpuruk. Penduduk Yaman menantikan perubahan dan langkah positif yang dapat membawa negara mereka menuju stabilitas yang lebih baik.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/apa-itu-operasi-fajar-yaman-membebaskan-sanaa-dan-mengakhiri-kudeta-houthi-xot.jpg)