Monotoneminimal.com – Spanyol berani menolak penggunaan pangkalan militernya untuk menyerang Iran. Penolakan ini disampaikan setelah tindakan agresif As dan Israel terhadap Iran yang dikritik oleh pemerintah Madrid sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional. Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menekankan pentingnya dialog untuk menyelesaikan konflik di Iran, mengingat risiko intervensi militer yang tidak beralasan.
Pernyataan resmi dari pemerintah Spanyol menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) harus menghormati hukum internasional serta perjanjian perdagangan bilateral dengan Uni Eropa. Dalam sebuah konferensi pers pada hari Selasa, Madrid mengungkapkan kesiapan untuk menghadapi dampak potensi dari embargo perdagangan yang mungkin diberlakukan oleh AS. “Kami memiliki cukup sumber daya untuk menahan tekanan tersebut,” ujar pemerintah Spanyol.
Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares, menegaskan pada hari Senin bahwa Madrid tidak akan mengizinkan pangkalan militer yang dikelola bersama dengan AS untuk digunakan dalam aksi militernya terhadap Iran. “Pangkalan Spanyol tidak akan digunakan untuk operasi ini, dan tidak akan digunakan untuk tujuan yang melanggar perjanjian dengan AS atau Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tambah Albares saat berbicara kepada stasiun televisi setempat.
Penolakan ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat di kawasan Timur Tengah, sebagai respons terhadap serangan yang telah dilakukan AS dan Israel. Langkah Spanyol menunjukkan sikap tegas dalam menjaga kedaulatan dan menghormati prinsip-prinsip internasional, serta menegaskan posisi Eropa dalam konflik yang melibatkan kekuatan global. Keputusan Madrid dapat memengaruhi hubungan diplomatik serta perdagangan dengan AS di masa depan.