Monotoneminimal.com – NASA baru saja mengumumkan misi ambisius baru untuk eksplorasi Mars dengan meluncurkan pesawat ruang angkasa bertenaga nuklir yang pertama, bernama SR-1 Freedom. Pengumuman ini disampaikan pada acara Ignition di Washington, DC, pada hari Selasa (24/3). Administratur NASA Jared Isaacman menegaskan bahwa teknologi propulsi listrik nuklir (NEP) akan digunakan dalam misi ini, yang diharapkan dapat diluncurkan pada Desember 2028.
Misi ini, yang disebut Skyfall, bertujuan untuk mengeksplorasi permukaan Mars dengan armada helikopter yang akan dipandunya. NEP akan berfungsi sebagai sumber tenaga, mirip dengan pembangkit listrik tenaga nuklir di Bumi, namun dengan fokus pada reaktor fisi yang dapat beroperasi di berbagai jarak dari Matahari—sebuah inovasi yang dapat mengubah cara eksplorasi luar angkasa dilakukan.
Isaacman menjelaskan, inti dari misi Skyfall adalah SR-1 Freedom, yang dirancang untuk mendukung operasi helikopter di permukaan Mars, mengingat keberhasilan wahana Ingenuity yang telah menerbang di planet tersebut. Misi ini tidak hanya bertujuan untuk pengembangan propulsi nuklir, tetapi juga untuk mengumpulkan data yang relevan bagi potensi lokasi pendaratan misi manusia di masa depan.
NASA juga berencana untuk menggunakan temuan dari SR-1 Freedom dalam rencana pembuatan reaktor fisi di permukaan Bulan yang dijadwalkan untuk 2030. Meskipun proses ini terbilang ambisius dan menghadirkan berbagai tantangan teknis beserta risiko tinggi, NASA memastikan bahwa reaktor hanya akan beroperasi di luar angkasa, sehingga tidak ada radiasi yang akan menimbulkan bahaya bagi lingkungan. Jika sesuai rencana, misi ini akan tiba di Mars sekitar satu tahun setelah peluncuran.