Monotoneminimal.com – Fasilitas manufaktur di Greenland International Industrial Center (GIIC) Cikarang berpotensi menjadi pusat kolaborasi strategis antara dua raksasa otomotif Korea Selatan, Hyundai dan Kia. Menurut Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto, kemungkinan keduanya untuk memproduksi mobil dengan platform serupa, seperti model Avanza-Xenia, terbuka lebar.
Frans menyampaikan bahwa meskipun belum ada pembicaraan mendetail terkait produk yang akan dihasilkan, kedekatan status kepemilikan dalam grup Hyundai mempermudah proses koordinasi. “Tentu saja, kemungkinan untuk membuat produk kembar terbuka lebar. Sebab, Hyundai dan Kia berada di dalam satu grup. Tapi, kita akan pelajari dulu seperti apa,” ujarnya.
Kia, sebagai bagian dari strategi penetrasi pasar mereka, akan memanfaatkan fasilitas produksi Hyundai di GIIC untuk mendukung ekspansi di pasar domestik. Langkah ini diharapkan akan mempercepat terwujudnya produk kembar antara kedua merek.
Dalam konteks persaingan industri otomotif di Indonesia, konsep mobil kembar bukanlah hal baru. Keberhasilan aliansi Toyota dan Daihatsu dalam memproduksi model serupa selama lebih dari dua dekade menjadi contoh yang kini menarik perhatian Hyundai dan Kia. Melihat tren ini, kedua perusahaan berpotensi mengejar strategi efisiensi dan peningkatan pangsa pasar melalui kolaborasi yang lebih erat.
Sebagai langkah awal, Frans menyatakan bahwa pihaknya akan mendalami lebih lanjut mengenai potensi pengembangan produk bersama dan model spesifik yang mungkin dihasilkan. Kesiapan ini mencerminkan arah inovasi dan strategi yang dapat meningkatkan daya saing di pasar otomotif Indonesia.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/IMG-20260218-WA0013.jpg)