Site icon monotoneminimal.com

Mobil Jerman Kehilangan Pangsa Pasar, Apa Sebabnya?

[original_title]

Monotoneminimal.com – Mobil Jerman mulai kehilangan pangsa pasar di Tiongkok, yang merupakan tantangan terbesar bagi merk otomotif prestisius seperti Mercedes-Benz, BMW, dan Volkswagen. Menurut laporan terbaru dari Autoblog yang diterbitkan pada 12 Agustus 2026, ketiga pabrikan ini mengalami penurunan penjualan yang signifikan, dengan angka mencapai lebih dari 30 persen pada kuartal kedua tahun ini.

Penurunan ini terjadi di tengah pertumbuhan pesat merek-merek asal Tiongkok seperti BYD, Xiaomi, Geely, Li Auto, Aito, dan Xpeng. Mereka berhasil menarik perhatian konsumen Tiongkok dengan model kendaraan listrik yang lebih inovatif, pembaruan tampilan yang lebih cepat, dan harga yang lebih kompetitif. Sebagai contoh, Mercedes-Benz baru saja meluncurkan model listrik CLA yang hanya terjual 1.153 unit pada paruh pertama tahun ini. Sementara itu, Xiaomi berhasil mengirimkan lebih dari 80.000 unit sedan listrik SU7, yang berada dalam kisaran harga yang sama.

Di sisi lain, BMW mengurangi proyeksi margin laba tahunannya menjadi satu persen akibat penurunan penjualan di pasar Tiongkok. Model-model seperti iX3 harus bersaing ketat dengan Tesla Model Y dan SUV listrik dari produsen lokal.

Volkswagen, yang dihadapkan pada tantangan terberat, mengakui perlunya perubahan dalam model bisnisnya. CEO Oliver Blume menekankan pentingnya perubahan untuk beradaptasi dengan pasar yang cepat berubah. Dalam upaya mengatasi tantangan ini, Volkswagen telah memperluas kerja sama dengan Xpeng dan SAIC untuk mempercepat pengembangan model yang spesifik untuk kebutuhan konsumen di Tiongkok.

Exit mobile version