Monotoneminimal.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan fokus pemerintah dalam membangun infrastruktur, seperti dam dan jembatan permanen, selama tahap pemulihan pascabencana di Sumatera. Hal ini diungkapkan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat. Menteri Dody menjelaskan bahwa jembatan menjadi prioritas utama karena banyak sungai yang telah melebar dan mendangkal secara signifikan.
Progres pemulihan di Aceh, menurutnya, masih dapat dianggap lamban akibat penumpukan material di hulu. Untuk menangani masalah ini, pembangan dam ditargetkan untuk mengurangi risiko banjir susulan akibat hujan lebat yang mengalirkan kayu dan material lain menuju pemukiman di bawahnya.
“Saya mendorong agar dam segera dibangun. Jika tidak, hujan dapat membawa kayu kembali ke area permukiman,” imbuhnya. Menteri Dody juga menekankan pentingnya jembatan permanen untuk menjaga konektivitas antarprovinsi, yang krusial bagi mobilitas masyarakat.
Selain infrastruktur, perhatian juga diberikan pada pembersihan lumpur di sawah-sawah yang terdampak, guna menjamin ketersediaan pangan di wilayah-wilayah yang terdampak bencana. Proses ini penting untuk memastikan lahan pertanian tetap produktif. “Kita perlu memastikan apakah sawah masih bisa dipulihkan atau perlu dipindahkan,” jelasnya.
Menteri Dody menambahkan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, meskipun Aceh tengah menghadapi bencana, upaya untuk mencapai swasembada pangan di 2026 harus tetap dimaksimalkan. Pemerintah akan terus memantau dan mendukung semua program rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah tersebut.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/IMG_1930.jpeg)