Monotoneminimal.com – Proyek penyediaan air minum dan pengelolaan air limbah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, sedang dalam tahap pembangunan. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan langsung untuk meninjau progres proyek tersebut. Pada Sabtu lalu, AHY menegaskan pentingnya sistem penyediaan air minum (SPAM) bagi kesehatan dan kebutuhan air bersih para taruna serta seluruh warga Akmil.
AHY menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk memastikan para taruna yang menjalani aktivitas fisik intens dengan kebutuhan air minum yang tinggi, mendapatkan akses ke air yang sehat dan bersih. Dengan dilengkapi teknologi pengolahan modern, termasuk ultraviolet (UV), instalasi ini akan memastikan air yang dikonsumsi aman dari kontaminasi bakteri. Air hasil pengolahan akan mengalir ke berbagai fasilitas di Akmil, termasuk barak dan paviliun.
Lebih lanjut, AHY juga meninjau pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), yang bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan limbah di Akmil. Proyek ini diharapkan dapat mengatasi masalah genangan air limbah yang dapat menimbulkan bau tidak sedap dan risiko kesehatan. Dengan anggaran sebesar Rp11,4 miliar, pemerintah menargetkan selesainya pembangunan IPAL pada Desember 2026.
AHY optimis bahwa dengan penyelesaian kedua proyek tersebut, lingkungan Akmil akan semakin sehat dan nyaman, mendukung kegiatan pendidikan serta pembinaan para taruna dengan lebih baik. Proyek ini merupakan bagian dari upaya peningkatan infrastruktur yang mendukung pendidikan militer di Indonesia.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/proyek-akmil_2.jpg)