Monotoneminimal.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan pentingnya penguatan tata kelola aparatur dalam upaya meningkatkan layanan ketenagakerjaan di Indonesia. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan hal ini pada pernyataan resmi di Jakarta, Rabu. Ia menggarisbawahi bahwa isu ketenagakerjaan sering kali menjadi akar dari berbagai permasalahan pembangunan, sehingga Kemnaker perlu memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Yassierli menjelaskan bahwa Kemnaker memiliki tugas yang luas, mencakup penyiapan tenaga kerja terampil, perluasan kesempatan kerja, perlindungan pekerja, dan penyelesaian perselisihan industri. “Penguatan tata kelola dan akuntabilitas adalah kunci untuk memastikan setiap program berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Kemnaker juga fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu langkah yang diambil ialah memperluas pelatihan vokasi untuk menyelaraskan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri. Hal ini diharapkan dapat membantu lulusan pelatihan agar lebih cepat terserap di pasar kerja.
Menaker menekankan perlunya evaluasi regulasi untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih responsif. Menurutnya, ketentuan yang menghambat pelayanan sedang ditinjau untuk membuat prosesnya lebih sederhana dan efektif.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menambahkan bahwa penguatan tata kelola pemerintahan dan akuntabilitas kinerja menjadi fondasi untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Data terintegrasi juga tengah dikembangkan untuk mendukung kebijakan yang lebih akurat dan tepat sasaran. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan dunia usaha.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/d138aa1a-c59b-466f-be9a-336b5317a29e.jpeg)