Monotoneminimal.com – Sinestesia adalah fenomena neurologis yang membuat beberapa orang bisa “melihat” warna saat memandang angka atau huruf. Penelitian terbaru yang diterbitkan oleh jurnal eLife menunjukkan bahwa reaksi ini bukanlah sekadar imajinasi; mata individu dengan sinestesia bereaksi secara fisik, mirip dengan pengalaman visual nyata.
Studi ini dilakukan oleh peneliti dari Universitas Utrecht dan Universitas Amsterdam yang melibatkan 16 pengidap grapheme-color synesthesia, yang menghubungkan angka atau huruf dengan warna tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupil mata mereka mengalami perubahan ukuran; pupil mengecil saat melihat angka yang mereka asosiasikan dengan warna cerah, dan membesar saat melihat angka yang dianggap gelap, meskipun angka yang ditampilkan tetap abu-abu.
Rebecca Keogh, salah satu peneliti, menjelaskan bahwa otak pengidap sinestesia memproses warna yang muncul di dalam pikiran dengan cara yang sangat mirip dengan saat menerima input visual dari dunia luar. “Hasil penelitian membuktikan bahwa sinestesia adalah proses otomatis dan involunter, berbeda dari usaha mental yang dibutuhkan oleh orang biasa,” ujarnya.
Penelitian ini juga memasukkan kelompok kontrol untuk membandingkan reaksi pupil saat diminta membayangkan warna. Tidak seperti pengidap sinestesia, kelompok kontrol tidak menunjukkan reaksi yang sama. Penemuan ini menegaskan pentingnya untuk memahami sinestesia melalui ukuran fisiologis, sehingga membuka peluang untuk metode identifikasi yang lebih objektif.
Dengan sekitar 4% populasi dunia diperkirakan mengalami sinestesia dalam bentuk tertentu, temuan ini dapat berkontribusi pada pemahaman lebih dalam tentang kondisi ini. Namun, peneliti mengingatkan bahwa studi ini fokus pada sinestesia angka dan perlu eksplorasi lebih lanjut untuk bentuk sinestesia lainnya.