Site icon monotoneminimal.com

Legislator Dukung HPP Gabah untuk Kepastian Harga Petani Padi

[original_title]

Monotoneminimal.com – Kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah yang ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram dinilai mampu memperkuat kepastian pasar dan memberikan perlindungan ekonomi bagi petani padi nasional. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Hanan A Rozak, menyatakan hal tersebut dalam sebuah forum diskusi mengenai transformasi pertanian di Jakarta, Rabu.

Hanan menjelaskan bahwa HPP berfungsi sebagai alat untuk menjaga keberlanjutan usaha tani, sekaligus mendukung tujuan swasembada pangan nasional. Ia menambahkan bahwa jika harga gabah di pasar sudah melebihi HPP, intervensi pemerintah tidak diperlukan karena petani sudah meraih keuntungan.

Walaupun begitu, ia menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan harga agar tidak memberatkan konsumen, dengan berbagai kebijakan stabilisasi, termasuk harga eceran tertinggi (HET). Kombinasi dari kebijakan HPP, HET, dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dianggap krusial untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan petani dan masyarakat.

Lebih lanjut, Hanan mencatat bahwa kondisi petani saat ini semakin membaik berkat dukungan pemerintah dalam hal harga hasil panen, sarana produksi, dan infrastruktur pertanian. Petani kini lebih mandiri dan termotivasi untuk meningkatkan produksi berkat kepastian harga.

Dalam perkembangan terbaru, Perum Bulog melaporkan telah menyerap 4,11 juta ton beras petani hingga awal Oktober 2026, melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar 4 juta ton. Direktorat Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengonfirmasi pencapaian ini.

Hanan berharap bahwa penguatan cadangan pangan dan peningkatan produksi terus berjalan untuk mendukung keberhasilan swasembada pangan secara berkelanjutan di Indonesia.

Exit mobile version