Site icon monotoneminimal.com

Khofifah Arahkan Kepala Daerah Untuk Jaga Produksi Pertanian

[original_title]

Monotoneminimal.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengarahkan bupati dan wali kota untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam menjaga produksi pertanian. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap dampak musim kemarau yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2026 di wilayah Jawa Timur.

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Jawa Timur Nomor 500.6.1/10499/110/2026, yang dikeluarkan sebagai respon terhadap Surat Menteri Pertanian Republik Indonesia. Dalam surat tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat bekerja sama dalam menghadapi musim kemarau yang akan berlangsung dari April hingga Agustus 2026.

“Sangat penting untuk meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah agar semua pihak siap mengantisipasi dampak musim kemarau,” kata Khofifah dalam pernyataannya di Surabaya, pada Kamis. Ia menegaskan bahwa langkah-langkah antisipatif perlu diambil sejak dini untuk mendukung target swasembada pangan nasional.

Berdasarkan proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat potensi peningkatan risiko kekeringan di beberapa daerah di Jawa Timur. Untuk itu, pemerintah daerah diminta untuk melakukan pemetaan wilayah yang rawan kekeringan, membangun sistem peringatan dini, serta mengaktifkan brigade kekeringan.

Lebih lanjut, upaya lain yang diinstruksikan mencakup optimalisasi pengelolaan sumber daya air dengan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan embung, serta pemanfaatan sumur dangkal dan teknologi pompanisasi. Dengan langkah ini, diharapkan bahwa ketahanan pangan di Jawa Timur tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau.

Exit mobile version