Site icon monotoneminimal.com

Kericuhan Warnai Penyerahan SK Plt Bupati Pekalongan

[original_title]

Monotoneminimal.com – Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah berlangsung pada Senin (9/3/2026) di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan. Acara tersebut dibayangi kericuhan ketika sejumlah jurnalis dilarang masuk oleh petugas Satpol PP berdasarkan instruksi oknum protokol Pemerintah Provinsi.

Permintaan wartawan untuk meliput kegiatan tersebut ditolak, yang mengakibatkan protes dari para jurnalis yang merasa dihalangi dalam menjalankan tugas mereka. Situasi ini menjadi lebih kritis mengingat acara tersebut terkait dengan kondisi pemerintahan daerah setelah penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK pada 3 Maret.

Salah satu jurnalis dari MNC TV, Suryono, melaporkan bahwa ia telah meminta izin untuk mengambil gambar, namun permohonan itu tidak diindahkan dengan alasan akan berkoordinasi dengan pimpinan. Meskipun jurnalis tersebut bertanya-tanya mengenai alasan pembatasan akses, tidak ada penjelasan yang diberikan oleh pihak protokol. Situasi semakin tegang saat wartawan merasa akses mereka testap ditutup tanpa alasan yang jelas.

Sebagai bentuk protes, beberapa jurnalis meletakkan kartu identitas pers di depan pintu utama aula Setda. Saat Gubernur Ahmad Luthfi meninggalkan acara, ia tampak terkejut melihat kartu identitas yang berserakan di lantai dan mengaku tidak memiliki pengetahuan mengenai insiden tersebut. Luthfi menegaskan bahwa ia tidak pernah memerintahkan pelarangan akses media dan mempertegas pentingnya transparansi dalam situasi pemerintahan yang tengah berjalan.

Exit mobile version