Site icon monotoneminimal.com

Kebakaran Lahan Luwu Timur Lumat 1 Hektare, Sulsel Terancam

[original_title]

Monotoneminimal.com – Kebakaran lahan di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, kembali terjadi, mengingat kondisi deforestasi yang semakin mengkhawatirkan di wilayah tersebut. Kebakaran yang terjadi pada Minggu, 19 Juli, sekitar pukul 18.00 WITA itu menghanguskan area seluas 1 hektare di belakang fasilitas Pertamina Ussu yang terletak di Desa Atue, Kecamatan Malili.

Tim pemadam kebakaran gabungan berhasil menjinakkan api setelah tiga jam, yaitu pada pukul 21.00 WITA, tanpa mengakibatkan korban jiwa. Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Pemadaman melibatkan puluhan personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur, Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Hingga Senin pagi, situasi di area kebakaran sudah terkendali.

Kebakaran ini terjadi hanya sepekan setelah BPBD Luwu Timur memetakan beberapa kecamatan yang rawan kebakaran lahan, dan mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka di musim kemarau saat ini. Kepala Pelaksana BPBD Luwu Timur, H. April, menyatakan bahwa daerah ini memiliki kerawanan bencana akibat kondisi geografisnya yang didominasi pegunungan.

Menurut data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulawesi Selatan, deforestasi di kawasan ini juga menunjukkan angka yang mengkhawatirkan, dengan 556.959 hektare lahan kehilangan tutupan vegetasi. Ketua Masyarakat Konservasi Tanah dan Air Indonesia (MKTI) Sulsel, Prof. Yusran Yusuf, menekankan pentingnya upaya bersama untuk menangani masalah ini.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa ancaman musim kemarau saat ini turut meningkatkan risiko kebakaran. Mereka mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melapor jika menemukan titik api.

Exit mobile version