Monotoneminimal.com – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dalam pembangunan nasional. Hal ini disampaikan setelah acara rapat pimpinan (rapim) TNI-Polri yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. Tito menjelaskan, arahan presiden menekankan penguatan pertahanan negara dan ketertiban untuk memastikan agenda pembangunan dapat berjalan dengan lancar.
Dalam laporan kepada wartawan, Tito menyatakan bahwa arahan tersebut bersifat umum, tetapi memiliki penekanan spesifik terhadap peran TNI dan Polri. “Arahan presiden dimulai dengan penekanan pada situasi keamanan, ketertiban, dan isu geopolitik,” katanya, menunjukkan adanya keselarasan dengan pesan sebelumnya yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul.
Tito menegaskan bahwa fokus utama adalah pada stabilitas keamanan dan hubungan geopolitik nasional. Pesan Prabowo, lanjut Tito, menekankan penguatan postur pertahanan dan kepercayaan publik terhadap institusi negara. “Kepercayaan rakyat adalah fondasi utama kekuatan bangsa,” tambahnya.
Dalam konteks ini, Tito menyoroti pentingnya peran TNI dan Polri sebagai institusi yang berhubungan erat dengan masyarakat. Prabowo mendorong kedua lembaga tersebut untuk memperkuat relasi dengan rakyat. “TNI harus menjadi tentara rakyat dan Polri harus menjadi polisi rakyat,” ujarnya. Hal ini diharapkan dapat menciptakan dukungan kuat dari masyarakat terhadap kedua institusi, yang pada gilirannya akan memperkuat kemampuan negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/1770629040_653c17aec36a00bc169c.png)