Monotoneminimal.com – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan komitmen kuat organisasinya untuk mempertahankan hubungan baik dengan pemerintah dan pengusaha China. Dalam kunjungannya ke Beijing, Anindya menyampaikan bahwa China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia. Pada tahun lalu, nilai perdagangan kedua negara mencapai sekitar 168 miliar dolar AS dan diperkirakan akan terus meningkat.
Anindya, yang akrab dipanggil Anin, berada di China untuk menghadiri beberapa acara, termasuk China International Supply Chain Expo, APEC CEO Forum, serta Summer Davos 2026 di Dalian. Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti bahwa Indonesia mengekspor sekitar 25% dari total ekspornya ke China dan mengimpor satu pertiga barang dari negara tersebut. “Kami tidak hanya ingin meningkatkan perdagangan, tetapi juga menciptakan nilai bersama,” ungkap Anin.
Anin juga mengundang mitra-mitra dari China untuk berinovasi bersama, menciptakan percakapan yang membangun kepercayaan di tengah ketegangan geopolitik yang ada. Harapannya, kolaborasi lebih lanjut dapat terjalin antara kedua negara. Salah satu sektor yang akan menjadi fokus diskusi adalah kendaraan listrik. “Kami ingin mengeksplorasi bukan hanya perdagangan kendaraan listrik, tetapi juga seluruh rantai pasoknya sehingga dapat melayani pasar Indonesia, China, dan dunia,” tambah Anin.
Dengan semangat kolaborasi ini, Kadin berharap dapat terus memperkuat hubungan bilateral dan menghadapi tantangan-permasalahan dalam dunia perdagangan global.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/IMG_8299.jpg)