Monotoneminimal.com – Iran mengkritik pencalonan Menteri Negara Uni Emirat Arab (UEA), Lana Nusseibeh, sebagai calon Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menilai upaya ini berpotensi membuka jalan bagi ambisi ekspansionis Israel, yang dikenal dengan sebutan “Israel Raya”.
Pernyataan Qalibaf disampaikan melalui media sosial pada hari Minggu setelah Nusseibeh mengumumkan pencalonannya pada hari Rabu. Ia menjadi wanita pertama dalam sejarah 80 tahun PBB yang mencalonkan diri untuk posisi tertinggi tersebut. Qalibaf mengaitkan keputusan UEA untuk mengejar kursi di PBB dengan upaya menutupi pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Jalur Gaza. Ia mengibaratkan langkah tersebut seperti “rubah yang melamar pekerjaan sebagai penjaga kandang ayam,” menekankan bahwa pengalaman UEA dalam membela tragedi Gaza adalah bagian dari strategi politiknya.
Nusseibeh, yang sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar UEA untuk PBB selama lebih dari satu dekade, membawa pengalaman yang kuat dalam isu Palestina dan dalam hubungan historis negaranya dengan Israel. Ia diharapkan dapat memanfaatkan posisinya untuk mendukung diplomasi yang lebih konstruktif dalam konteks konflik di Timur Tengah. Namun, kritik dari Iran menunjukkan ketegangan yang masih ada antara kedua negara.
Qalibaf menegaskan pentingnya mengawasi langkah-langkah diplomatik UEA, yang dinilai merugikan masyarakat Palestina; ia menginginkan perhatian internasional terhadap situasi di Gaza yang terus memanas. Dengan situasi politik yang tidak stabil di kawasan tersebut, pencalonan Nusseibeh jelas menarik perhatian banyak pihak dan akan menjadi sorotan dalam diskusi diplomatik di masa mendatang.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/iran-tuding-pencalonan-uea-di-pbb-membuka-jalan-bagi-israel-raya-orb.jpg)