Site icon monotoneminimal.com

IHSG Diprediksi Stabil Saat Pasar Awasi Arah Suku Bunga Global

[original_title]

Monotoneminimal.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan bergerak mendatar pada hari Jumat, seiring para pelaku pasar yang masih memperhatikan arah kebijakan suku bunga acuan global. IHSG dibuka dengan menguat 11,30 poin atau 0,19 persen ke posisi 6.010,34, sementara Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, tercatat turun 0,71 poin atau 0,12 persen menjadi 587,04.

Menurut Liza Camelia Suryanata, Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia, IHSG memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan dan menguji resistance di kisaran 5.993-6.052. Namun, ada risiko penurunan jika level tersebut tidak tercapai, dengan tingkat dukungan lanjutan di 5.784 dan 5.677. Liza menambahkan bahwa pasar juga mengamati kebijakan moneter The Fed di bawah ketua baru Kevin Warsh, yang lebih hawkish terhadap inflasi.

Dalam beberapa pekan mendatang, pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga, menunggu perkembangan lebih lanjut terkait inflasi dan pasar tenaga kerja. Namun, jika inflasi inti tetap stabil, kemungkinan kenaikan suku bunga akan meningkat. Di sisi lain, sentimen geopolitik menjadi perhatian setelah adanya serangan terhadap kapal kargo berbendera Singapura di Selat Hormuz, yang disebut melibatkan Garda Revolusi Iran.

Pemerintah Indonesia juga melakukan penyesuaian kebijakan fiskal, termasuk pengurangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penarikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) dari lembaga perbankan untuk menjaga keseimbangan anggaran. Terakhir, bursa saham regional Asia dilaporkan melemah, dengan indeks Nikkei turun 3,15 persen. Pelaku pasar diajak untuk memperhatikan dinamika yang ada di pasar uang global sebagai bagian dari strategi investasi yang lebih luas.

Exit mobile version