Monotoneminimal.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia mencetak rekor tertinggi baru, mencapai All Time High (ATH) pada Selasa, 24 Oktober 2023. IHSG ditutup menguat 74,41 poin atau 0,84 persen, berada di posisi 8.933,61. Indeks LQ45, yang terdiri dari 45 saham unggulan, juga mengalami kenaikan sebesar 5,28 poin atau 0,61 persen, mencapai level 865,05.
Penguatan ini dipicu oleh peningkatan harga komoditas logam global, serta adanya insentif dari pemerintah yang berkontribusi positif terhadap pergerakan indeks. Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menjelaskan bahwa momentum ini disebabkan oleh faktor geopolitik terkini, termasuk serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Venezuela, yang berpengaruh pada pasar global.
Selain memantau perkembangan tersebut, pelaku pasar juga bersiap menghadapi beberapa rilis data ekonomi penting dari Eropa dan Amerika Serikat. Dari Jerman, data penjualan ritel dan pasar tenaga kerja akan diumumkan, sementara Euro Area diharapkan merilis angka inflasi. Data indeks ISM Services dan JOLTS Job Openings dari AS juga akan menjadi perhatian investor.
Di dalam negeri, pemerintah melanjutkan program insentif untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 105/2025, pemerintah memberikan pembebasan pajak penghasilan (PPh) 21 selama tahun 2026 kepada karyawan di sektor industri tertentu dengan gaji di bawah Rp10 juta per bulan. Konsolidasi kebijakan ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mendukung aktivitas pasar.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/ihsg-pelantikan-prabowo-gibran-181024-aaa-2.jpg)