Site icon monotoneminimal.com

Guru Besar UI Serukan Revisi Kebijakan Subsidi Energi

[original_title]

Monotoneminimal.com – Perbaikan kebijakan subsidi dan transisi energi menjadi penting dalam menghadapi ruang fiskal yang semakin terbatas di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty, saat memberikan keterangan di Jakarta. Menurutnya, pemerintah menghadapi dilema dalam kebijakan subsidi energi: mempertahankannya dengan risiko membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), atau memotongnya yang dapat mempengaruhi daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah.

Telisa menjelaskan bahwa transisi energi harus dilihat sebagai strategi jangka panjang untuk mencapai ketahanan energi yang berkeadilan. Selain itu, dinamika geopolitik global yang semakin rumit menuntut pemerintah untuk mengoptimalkan APBN agar dapat berfungsi sebagai peredam gejolak eksternal dan memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat.

Untuk menghadapi tantangan ini, diversifikasi sumber energi menuju energi baru terbarukan (EBT) dianggap sebagai solusi yang efektiv. Proses transisi energi, menurut Telisa, perlu dilakukan secara bertahap dan inklusif, melibatkan sosialisasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.

Dukungan subsidi yang adil juga diperlukan, yang dapat diimplementasikan melaui integrasi data profil sosial-ekonomi berbasis desil kesejahteraan keluarga. Pendekatan ini bertujuan agar kebijakan transisi tidak mengorbankan aspek sosial ekonomi masyarakat, dengan memastikan perlindungan bagi kelompok miskin serta menjaga daya beli masyarakat kelas menengah dalam menghadapi kondisi ekonomi yang sulit saat ini.

Exit mobile version