Site icon monotoneminimal.com

Gubernur Khofifah Minta Produsen Tingkatkan Pasokan MinyaKita Jatim

[original_title]

Monotoneminimal.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendesak para produsen untuk meningkatkan pasokan minyak goreng jenis MinyaKita. Permintaan masyarakat yang meningkat menjelang bulan Ramadan menjadi pendorong utama permintaan tersebut. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan hal ini dalam tinjauannya di pasar Surabaya pada Senin (16/2).

Khofifah menekankan pentingnya intervensi distribusi yang tepat dan penambahan suplai untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng di pasar, terutama menjelang sembilan hari megengan—tradisi menjelang Ramadan yang seringkali mendorong pembelian. “Saya minta agar volume pasokannya dapat ditingkatkan di pasar tradisional,” ujarnya. Dia juga berspekulasi bahwa harga biasanya kembali stabil setelah awal Ramadan.

Gubernur menegaskan bahwa langkah intervensi ini dirancang untuk memberikan kepercayaan lebih bagi masyarakat menyambut bulan suci, di tengah dinamika pasar yang kerap mengalami fluktuasi. Keberadaan minyak goreng sebagai kebutuhan pokok semakin mendesak saat permintaan meningkat.

Selain minyak goreng, Khofifah juga mencatat adanya kenaikan harga beberapa komoditas lain, seperti cabai rawit, daging ayam, dan telur ayam. Data terkini mencatat harga daging ayam ras mencapai Rp40.000 per kilogram, sementara harga telur ayam ras berada di Rp32.000 per kilogram. Cabai rawit merah bahkan tembus harga Rp85.000 per kilogram.

Di sisi lain, komoditas seperti beras premium dan gula terpantau relatif stabil dengan harga masing-masing sekitar Rp16.500 dan Rp17.000 per kilogram. Gubernur berharap stabilisasi harga dapat segera dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin kritis menjelang Ramadan.

Exit mobile version