Monotoneminimal.com – Penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali terjadi akibat konflik yang melibatkan AS-Israel dengan Iran. Gubernur Bali Wayan Koster menyebutkan bahwa dalam empat hari terakhir, sekitar 800 wisman dari Timur Tengah tidak datang ke Bali setiap harinya. Dalam keterangan di sela acara kebersihan di Pantai Jimbaran, Koster menekankan bahwa pengaruh konflik ini tampak jelas pada penurunan kedatangan wisatawan dari kawasan tersebut.
Walaupun wisatawan Eropa tetap mendarat di Bali, mereka umumnya menggunakan rute alternatif melalui negara seperti Singapura dan Thailand, mengingat tidak adanya penerbangan langsung ke Bali. Menurut Koster, wisman Eropa masih dapat menyesuaikan rute penerbangan mereka, sementara wisatawan dari Timur Tengah lebih terpengaruh oleh penutupan ruang udara akibat ketegangan di daerah tersebut.
Gubernur mengekspresikan harapannya agar situasi ini segera mereda, sehingga jumlah kunjungan wisman dapat kembali stabil. Dia menambahkan bahwa penutupan ruang udara telah membatalkan banyak penerbangan internasional. Data dari Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat sebanyak 35 penerbangan internasional dibatalkan dalam periode 28 Februari hingga 4 Maret 2026, termasuk penerbangan dari maskapai besar seperti Emirates dan Qatar Airways.
Koster juga menyebutkan pentingnya pemulihan jalur penerbangan agar situasi pariwisata Bali bisa kembali normal, menekankan bahwa dampak langsung dari konflik ini perlu ditangani dengan cepat untuk menjaga stabilitas sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Bali.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/IMG_3699.jpeg)