Monotoneminimal.com – Gempa bumi berkekuatan besar mengguncang wilayah metropolitan Caracas, Venezuela, yang menyebabkan runtuhnya dua gedung di munisipalitas Chacao. Peristiwa tersebut terjadi baru-baru ini, mendorong tim penyelamat untuk bergegas melakukan evakuasi warga yang mungkin terjebak di bawah reruntuhan.
Wali Kota Chacao, Gustavo Duque Saez, melaporkan bahwa sejauh ini 18 orang telah berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup. Saat ini, lebih dari 500 petugas penyelamat telah dikerahkan untuk mencari sisa-sisa bangunan yang runtuh, berupaya menemukan korban selanjutnya. “Di Chacao, tidak ada seorang pun yang sendirian, dan kami tidak akan beranjak dari sini sampai seluruh warga berhasil diselamatkan,” tegas Duque Saez.
Selain dua gedung yang ambruk, sejumlah bangunan lainnya di area tersebut juga mengalami kerusakan cukup parah. Untuk mendukung proses pencarian dan penyaluran bantuan, pemerintah setempat mendirikan pusat darurat di Plaza Altamira dan Plaza Los Palos Grandes. Pusat ini tidak hanya berfungsi sebagai posko informasi bagi warga yang mencari anggota keluarga, tetapi juga sebagai tempat berlindung dan distribusi air bersih.
Seorang jurnalis dari BBC Mundo, Nicole Kolster, yang berada di lantai tujuh apartemennya saat gempa terjadi, menggambarkan guncangan tersebut sebagai yang terkuat yang pernah dialaminya. “Saya mendengar jendela-jendela bergerak dan merasa bangunan akan runtuh,” katanya.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Caracas turut memantau situasi pascagempa dan mendorong warga untuk menjauhi area terdampak serta tidak memasuki bangunan yang rusak. Pihak kedutaan juga menyarankan agar warga tetap mengikuti informasi terkini dari media lokal demi keselamatan mereka.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/1782353923_7eee62b99bbf3d67f6fb.jpg)