Monotoneminimal.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026, mengakibatkan satu warga meninggal dunia di Kabupaten Sigi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa korban jiwa tersebut berasal dari wilayah dengan kerusakan terparah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menginformasikan bahwa data hingga pukul 19.00 WIB menunjukkan adanya 312 jiwa atau 110 keluarga yang terdampak. “Selain korban jiwa, kami juga mencatat kerusakan infrastruktur di berbagai titik,” ungkap Abdul Muhari dalam keterangan pers di Jakarta.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,03 LS dan 120,24 BT dengan kedalaman 10 kilometer. Episenter gempa terletak sekitar 42 km tenggara Kota Palu dan 54 km timur laut Kabupaten Sigi. Rincian dampak di beberapa daerah antara lain di Kabupaten Sigi, di mana 272 jiwa terdampak, dengan 13 orang mengalami luka berat dan 22 luka ringan. Di Kabupaten Parigi Moutong tercatat 40 jiwa terdampak, sementara Kota Palu dan Kabupaten Poso masing-masing mencatat beberapa luka ringan.
BNPB melaporkan kerusakan sementara pada 67 unit rumah, di mana 47 unit berada di Kabupaten Sigi. Fasilitas publik yang terdampak termasuk enam tempat ibadah dan dua gedung perkantoran di Sigi, serta keretakan pada jembatan dan bangunan di Palu. BMKG mencatat hingga pukul 14.00 WIB, telah terjadi 55 kali gempa susulan, sehingga warga diimbau untuk tetap waspada. Tim BPBD setempat bersama TNI/Polri terus melakukan pendataan dan memberikan bantuan kepada pengungsi di lokasi teraffected.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/1781624168_23275dd4307b25b47939.jpg)