Monotoneminimal.com – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Forum Pondok Pesantren (FPP) Bandung Barat mengajak Bupati Jeje Ritche Ismail untuk segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) mengenai pengembangan pesantren. Permintaan ini bertujuan untuk memperkuat program Pesantren Ramah Anak yang diharapkan dapat memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi santri di wilayah tersebut.
FPP Bandung Barat menyatakan bahwa program Pesantren Ramah Anak sangat penting, terutama di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap perlindungan anak. Dalam pernyataannya, mereka menekankan perlunya regulasi yang jelas untuk mendukung implementasi program tersebut. Dengan adanya Perbup, diharapkan semua pesantren dapat menerapkan prinsip-prinsip ramah anak, sehingga para santri dapat belajar dalam lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan mereka secara optimal.
Bupati Jeje Ritche Ismail, yang menjadi sorotan dalam desakan ini, diharapkan dapat memberikan respons positif terkait isu penting tersebut. Keberadaan Perbup akan menjadi landasan hukum bagi setiap pesantren untuk mengembangkan kebijakan dan program yang selaras dengan prinsip perlindungan anak. FPP meyakini bahwa komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat sangat diperlukan.
Pelaksanaan Hari Santri Nasional kali ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk bersinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren. FPP Bandung Barat berharap, dengan kesadaran dan dukungan semua elemen, program Pesantren Ramah Anak dapat terwujud, sehingga menciptakan generasi yang lebih baik dan lebih aman.