Monotoneminimal.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia dipandang sebagai langkah strategis untuk menarik minat investor, khususnya terkait investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM). Hal ini diungkapkan oleh Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, yang menekankan pentingnya program ini dalam mencerminkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM nasional.
Fakhrul menilai bahwa MBG merupakan salah satu inisiatif makan gratis terbesar di dunia yang layak dipresentasikan di forum internasional, seperti World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. “Program ini berpotensi menjadi alat untuk meningkatkan kualitas SDM kita,” ujarnya di Jakarta, Rabu.
Investasi dalam sektor SDM dinilai sangat penting bagi investor asing, karena berhubungan langsung dengan produktivitas dan daya saing ekonomi. Fakhrul menegaskan perhatian pemerintah pada kebijakan pendukung lain, termasuk pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, untuk memastikan peningkatan kualitas SDM yang menyeluruh.
Sementara itu, Danantara Indonesia merencanakan kerja sama investasi di sektor-strategis kepada investor global dalam rangka mendukung agenda pembangunan nasional pada WEF 2026. Managing Director Global Relations and Governance Danantara, Mohamad Al-Arief, menjelaskan bahwa sektor-sektor seperti transisi energi, ketahanan pangan, dan industri bernilai tambah akan menjadi prioritas yang ditawarkan.
Al-Arief menekankan bahwa sektor-sektor ini tidak hanya strategis tetapi juga berpotensi menciptakan lapangan kerja di Indonesia, sehingga sejalan dengan fokus pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Melalui inisiatif ini, diharapkan dapat menarik perhatian investor dan memperkuat posisi Indonesia dalam investasi global.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/IMG_2641.jpeg)