Monotoneminimal.com – Program Magang Nasional tahun ini akan tetap berjalan meskipun Kementerian Keuangan melakukan efisiensi anggaran. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa langkah efisiensi tersebut tidak akan mempengaruhi program strategis ini. Dalam pernyataannya di Jakarta pada Jumat, ia menjelaskan bahwa efisiensi yang dilakukan terkait perjalanan dinas dan rapat, yang berbeda dari pos anggaran untuk Program Magang Nasional.
Pada rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI pada Kamis, Yassierli mengungkapkan bahwa kementeriannya menerima surat dari Menteri Keuangan mengenai efisiensi anggaran. Surat tersebut, yang dikeluarkan pada 1 April 2026, menyebutkan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan mengalami pergeseran anggaran sebesar Rp181,8 miliar ke Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara.
Sebagai bagian dari pelaksanaan Magang Nasional 2026, Kementerian Ketenagakerjaan tengah melakukan diskusi dengan kementerian terkait, sebelum proposal tersebut diajukan untuk persetujuan Presiden Prabowo Subianto. Yassierli menyebutkan bahwa kementeriannya berencana meningkatkan kuota peserta magang dari 100 ribu pada tahun lalu menjadi 150 ribu peserta, menanggapi tingginya minat masyarakat, khususnya lulusan baru.
Saat ini, sekitar 100 ribu peserta sedang menjalani program magang di berbagai perusahaan dan lembaga pemerintah. Proses pemagangan dilakukan secara bertahap, dengan peserta tahap I dijadwalkan menyelesaikan program pada 19 April 2026. Yassierli juga memastikan bahwa monitoring dan evaluasi tahap pertama dan kedua terus berjalan untuk meningkatkan efektivitas program ini.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/IMG_1065.jpeg)