Monotoneminimal.com – Dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro masih terjebak di Teluk Arab dan belum bisa melintasi Selat Hormuz. Hal ini diungkapkan oleh Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, dalam keterangannya di Jakarta pada Minggu, 18 April 2024.
Saat ini, situasi di Selat Hormuz sangat dinamis, dan PIS terus memantau perkembangan terkini. Vega menjelaskan bahwa pihaknya melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk kementerian dan otoritas berwenang, untuk memastikan keselamatan awak kapal serta keamanan muatan.
Prioritas utama PIS adalah menjaga keselamatan seluruh awak kapal dan memastikan kapal serta muatannya dalam kondisi aman. Vega menambahkan harapan agar kondisi di Selat Hormuz segera membaik sehingga Pertamina Pride dan Gamsunoro bisa melanjutkan pelayaran mereka dengan aman.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa Selat Hormuz kini berada di bawah kendali ketat angkatan bersenjata, menyusul blokade yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa situasi di perairan strategis ini masih dalam pengawasan hingga AS memulihkan kebebasan pergerakan kapal.
Dengan kondisi yang masih memprihatinkan, PIS berharap dapat segera menemukan solusi agar kedua kapal tersebut dapat berlayar kembali. Situasi ini tentunya menjadi perhatian bagi berbagai pihak, mengingat pentingnya Selat Hormuz sebagai jalur perairan vital bagi perdagangan internasional.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/WhatsApp-Image-2024-11-06-at-19.15.22.jpeg)