Monotoneminimal.com – Kepercayaan terhadap pasar modal menjadi faktor kunci dalam menarik investasi langsung asing (FDI) ke Indonesia, menurut CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, Rosan Roeslani. Dalam Dialog Pelaku Pasar Modal yang berlangsung di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada hari Minggu, Rosan menekankan bahwa kepercayaan terhadap platform investasi ini adalah indikator penting bagi investor.
Rosan menjelaskan bahwa pasar modal merupakan titik masuk awal bagi banyak investor karena karakternya yang lebih likuid dibandingkan dengan investasi langsung yang memerlukan komitmen jangka panjang. Ia menggarisbawahi bahwa meskipun telah terjadi pertumbuhan signifikan dalam beberapa dekade terakhir—baik dari sisi kapitalisasi pasar maupun jumlah investor—perbaikan kualitas pasar adalah tantangan yang masih harus dihadapi.
Lebih lanjut, Rosan mengungkapkan bahwa investasi menyumbang sekitar 28-29 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, sementara konsumsi domestik memberikan kontribusi sekitar 53-54 persen. Keduanya menunjukkan pentingnya kepercayaan dan kualitas pasar modal untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di atas 5 persen.
Ia juga menekankan bahwa pasar modal tidak hanya perlu berkembang dari sisi ukuran, tetapi juga dalam kualitas, transparansi, dan akuntabilitas. Pendekatan ini penting untuk memastikan harga ditentukan berdasarkan mekanisme permintaan dan penawaran. Dengan demikian, nilai pasar modal dapat terjaga dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian nasional.