Monotoneminimal.com – Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat telah meluncurkan upaya rekrutmen informan di Iran, menandai peningkatan ketegangan antara Washington dan Teheran. Permohonan tersebut disampaikan melalui video berdurasi dua menit yang menjelaskan langkah-langkah teknis bagi calon informan untuk menghubungi organisasi tersebut secara aman. Dalam video berbahasa Farsi yang diunggah di platform X, Instagram, dan YouTube, CIA merekomendasikan penggunaan jaringan pribadi virtual (VPN) dan jaringan Tor, serta menghindari perangkat seperti komputer bisnis atau telepon kantor.
Langkah ini diambil di tengah eskalasi kekuatan militer AS di wilayah Timur Tengah, termasuk pengerahan dua kelompok serang kapal induk dan peningkatan aset udara. Presiden Donald Trump sebelumnya telah mengeluarkan peringatan keras kepada Iran, menyebutkan bahwa negara tersebut akan menghadapi konsekuensi serius jika tidak memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan terkait program nuklir.
Pembicaraan mengenai program nuklir antara Washington dan Teheran, yang dimediasi oleh Oman, direncanakan akan dilanjutkan di Jenewa. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa kesepakatan nuklir masih dalam jangkauan, namun menegaskan bahwa program rudal Iran merupakan “garis merah” yang sama sekali tidak dapat dinegosiasikan. Iran bersikeras bahwa aktivitas nuklirnya ditujukan untuk tujuan sipil, meskipun terdapat kekhawatiran internasional mengenai potensi pengembangan senjata nuklir.
Ketegangan antara kedua negara ini semakin memanas, menciptakan situasi yang memerlukan perhatian dan penanganan diplomatik yang hati-hati.