Monotoneminimal.com – Lebih dari 50.000 tentara Israel dilaporkan memiliki kewarganegaraan ganda. Data ini terungkap dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh harian Yedioth Ahronoth, berlandaskan informasi resmi yang diberikan oleh militer Israel. Rincian ini muncul setelah adanya permintaan akses publik oleh kelompok advokasi transparansi Hatzlacha pada Maret 2022.
Laporan tersebut mencatat bahwa sebanyak 50.632 personel militer Israel memiliki satu kewarganegaraan asing tambahan. Dari jumlah tersebut, kewarganegaraan Amerika Serikat mendominasi dengan 12.135 tentara, disusul oleh kewarganegaraan Prancis sebanyak 6.127 dan Rusia lebih dari 5.000. Selain itu, terdapat lebih dari 3.000 tentara yang memiliki kewarganegaraan Jerman dan Ukraina. Kewarganegaraan lainnya yang dimiliki oleh lebih dari 1.000 tentara masing-masing berasal dari Inggris, Rumania, Polandia, Ethiopia, dan Kanada, sementara sisanya berasal dari negara lain.
Rincian juga menunjukkan bahwa sebanyak 4.440 tentara memiliki dua kewarganegaraan asing tambahan dan 162 lainnya memiliki tiga kewarganegaraan asing. Temuan ini menjadi sorotan lantaran merupakan pengungkapan pertama mengenai kewarganegaraan asing di kalangan personel militer Israel.
Sayangnya, militer tidak menjelaskan apakah data yang disajikan mencakup pasukan aktif, cadangan, atau kedua-duanya. Informasi ini menjadi menarik mengingat pentingnya transparansi dalam struktur militer suatu negara, terutama dalam konteks kewarganegaraan ganda yang bisa mempengaruhi dinas militer.