07 April 2026 – Cara menurunkan desil kini relevan bagi warga yang ingin memastikan data keluarga di DTSEN sesuai kondisi riil. Dalam sistem resmi Kementerian Sosial, desil adalah peringkat kesejahteraan keluarga dari 1 sampai 10. Laman Cek Bansos menjelaskan desil 1-4 menjadi prioritas penerima PKH dan Program Sembako, sedangkan desil 5 masih bisa menjadi peserta PBI-JK.
Penyaluran bansos saat ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial Joko Widiarto menjelaskan DTSEN merupakan integrasi DTKS, Registrasi Sosial Ekonomi atau Regsosek, serta data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem atau P3KE yang dipadankan dengan data kependudukan nasional.
Pemerintah menegaskan yang dimaksud bukan mengubah data secara sembarangan, melainkan memperbarui kondisi riil keluarga bila data tidak sesuai. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan data ini harus terus diperbarui karena bersifat dinamis, sementara Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti sebelumnya menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan lewat verifikasi lapangan bersama BPS daerah dan pendamping PKH. Antara News
Secara resmi, warga dapat mengajukan pembaruan lewat desa atau kelurahan, dinas sosial kabupaten atau kota, maupun aplikasi Cek Bansos. Joko Widiarto menjelaskan usulan itu akan diverifikasi di lapangan sebelum disahkan kepala daerah dan diteruskan ke Kementerian Sosial. Setelah itu, hasilnya dihitung ulang oleh BPS secara periodik.
Masyarakat juga dapat mengecek status desil dan bansos hanya dengan memasukkan NIK 16 digit serta kode keamanan di laman resmi. Di saat bersamaan, Saifullah Yusuf mengingatkan warga agar tidak percaya pada pihak yang mengaku bisa menaikkan atau menurunkan desil dengan imbalan tertentu, karena penetapan peringkat kesejahteraan berada di tangan BPS. Jalur aman tetap melalui pembaruan data yang jujur dan kanal resmi pemerintah.
