Monotoneminimal.com – Batalyon Israel yang terlibat dalam pembunuhan Hind Rajab mengalami kerugian besar di Lebanon selatan. Letnan Kolonel Dor Ben Shimchon, komandan Batalyon ke-52 dari Brigade Lapis Baja ke-401, dilaporkan tewas bersama tiga tentara lainnya pada hari Jumat, 19 Juni 2026, akibat penyergapan di dekat Kfar Tibnit.
Menurut keterangan militer Israel, insiden tersebut terjadi beberapa saat setelah tengah malam ketika sebuah tank Merkava milik batalyon tersebut terkena serangan dari “target mencurigakan.” Saat ini, pihak militer masih melakukan penyelidikan untuk menentukan apakah serangan tersebut dilakukan dengan menggunakan drone atau sistem senjata lainnya.
Media setempat menyebutkan bahwa insiden ini merupakan salah satu kemunduran signifikan bagi militer Israel di Lebanon selatan dalam beberapa bulan terakhir, di mana banyak tentara dan perwira dilaporkan mengalami luka-luka.
Batalyon ke-52 dikenal secara internasional setelah terlibat dalam kontroversi mengenai pembunuhan Hind Rajab, seorang gadis Palestina berusia enam tahun, dan penghancuran ambulans yang berusaha menolongnya. Hind terjebak dalam kendaraan di Tel al-Hawa, Kota Gaza, pada Januari 2024, saat tembakan dari pihak Israel menewaskan beberapa anggota keluarganya. Rekaman yang beredar menunjukkan anak itu meminta bantuan dalam panggilan darurat, dikelilingi oleh mayat kerabatnya.
Kasus ini semakin mempersulit situasi keamanan di wilayah tersebut, menambah ketegangan dalam konflik yang sudah berlangsung lama. Kejadian terbaru ini menunjukkan tantangan yang terus dihadapi oleh abdi negara di lapangan.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/batalyon-israel-pembunuh-hind-rajab-dapat-pukulan-keras-di-lebanon-selatan-ymy.jpg)