Site icon monotoneminimal.com

Bappenas: Atasi Dampak El Nino Tanpa Intervensi Seragam

[original_title]

Monotoneminimal.com – Fenomena El Niño yang kuat diperkirakan akan berdampak signifikan pada berbagai daerah di Indonesia, khususnya Pulau Sumatera dan Kalimantan. Direktur Lingkungan Hidup Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Nizhar Marizi, menegaskan bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga tidak ada solusi satu ukuran untuk semua dalam menanggulangi dampak tersebut.

Dalam Dialog Nasional yang diselenggarakan di Jakarta, Nizhar mengungkapkan bahwa peningkatan risiko kebakaran lahan, penurunan ketersediaan air, dan kerugian dalam sektor pertanian menjadi isu utama di banyak pulau. Misalnya, Pulau Jawa berpotensi mengalami penurunan air dan hasil pertanian, sekaligus peningkatan risiko kebakaran dan gangguan kesehatan.

Peluang untuk meningkatkan produktivitas di sektor energi terbarukan juga ada, dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dapat meningkat. Di sisi lain, Kepulauan Bali dan Nusa Tenggara diperkirakan mengalami penurunan sumber daya air, namun berpotensi meningkatkan hasil dari PLTS dan rumput laut.

Selanjutnya, Pulau Sulawesi mungkin menghadapi masalah serupa, dengan dampak pada pertanian dan kesehatan. Sedangkan Maluku dan Papua akan berpotensi terpengaruh pada sektor kesehatan serta hasil perikanan. Nizhar menekankan pentingnya respons yang spesifik dan spasial untuk setiap wilayah dalam pembuatan kebijakan.

El Niño tidak hanya membawa tantangan, tetapi juga peluang. Dalam konteks ini, ada empat kluster utama yang perlu diperhatikan: hutan dan pertanian, sumber daya air dan energi, kesehatan, serta pangan akuatik. Dengan pengelolaan yang tepat, dampak negatif dapat diminimalkan sementara peluang dapat dimaksimalkan.

Exit mobile version