Monotoneminimal.com – CIA merilis video rekrutmen yang menargetkan perwira militer China untuk menjadi informan bagi Amerika Serikat. Langkah ini menambah ketegangan antara kedua negara di tengah rencana kunjungan Presiden Donald Trump ke Beijing pada April mendatang. Trump sebelumnya mengklaim memiliki “hubungan yang sangat baik” dengan Presiden China, Xi Jinping, yang juga direncanakan mengunjungi Gedung Putih pada akhir tahun ini.
Video yang diunggah dalam bahasa Mandarin tersebut muncul pada hari di mana Trump membanggakan hubungan diplomatiknya dengan China, dan kemungkinan besar akan memicu reaksi negatif dari Beijing. Dalam video tersebut, seorang perwira militer fiktif menjelaskan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan China yang menjadikan kepentingan pribadi sebagai prioritas, serta menyatakan bahwa kekuasaan mereka dibangun di atas kebohongan.
CIA juga menyertakan teks dalam video yang mengajak individu-individu yang berpengetahuan dan kredibel untuk bersedia berbagi informasi dengan mereka. Rilis video ini dianggap sebagai bagian dari upaya organisasi intelijen tersebut untuk merekrut perwira militer yang merasa kecewa dengan keadaan di dalam negaranya.
Langkah CIA dalam merekrut informan ini menunjukkan strategi agresif yang dilakukan dalam menghadapi tantangan geopolitik dan berpotensi memperdalam konflik antara AS dan China. Dalam konteks ini, hal ini mencerminkan ketidakpastian di kedua negara, saat keduanya berupaya memperkuat posisi mereka masing-masing di panggung internasional.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/as-cari-garagara-cia-bujuk-perwira-militer-china-jadi-informan-xwd.jpg)