Site icon monotoneminimal.com

Arab Saudi Harus Akuisisi Israel untuk Program Nuklir

[original_title]

Monotoneminimal.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan syarat kepada Arab Saudi untuk mengakui keberadaan negara Israel sebagai prasyarat dalam mendapatkan dukungan AS untuk mengembangkan program nuklir sipil. Pernyataan ini disampaikan Trump melalui platform Truth Social, yang mencerminkan pentingnya pengakuan tersebut untuk kesepakatan nuklir antara Washington dan Riyadh.

Trump menjelaskan bahwa program nuklir yang diusulkan tidak akan melibatkan pengayaan material dan hanya akan berfokus pada penggunaan non-militer. Namun, kesepakatan ini sepenuhnya bergantung pada keputusan Arab Saudi untuk bergabung dengan Kesepakatan Abraham. Kesepakatan tersebut sebelumnya ditandatangani oleh beberapa negara di kawasan Timur Tengah untuk meningkatkan normalisasi hubungan dengan Israel.

Sejauh ini, belum ada konfirmasi apakah syarat yang diajukan Trump telah dimasukkan dalam draf kesepakatan nuklir yang belum dipublikasikan, maupun apakah Arab Saudi telah setuju pada syarat tersebut. Pihak pemerintah Saudi hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Trump.

Karoline Leavitt, Sekretaris Pers Gedung Putih, menyatakan bahwa Trump telah berdiskusi mengenai syarat ini dengan pemimpin Arab Saudi di berbagai kesempatan. Dia menegaskan bahwa jika Arab Saudi menolak untuk bergabung dengan Perjanjian Abraham, maka kesepakatan nuklir akan dianggap tidak berlaku.

Komentar Trump muncul di tengah kekhawatiran dari pakar yang menyatakan bahwa kesepakatan AS dengan Saudi dapat berpotensi meningkatkan risiko proliferasi nuklir di Timur Tengah yang sudah rentan. Kekhawatiran serupa juga diungkapkan oleh beberapa anggota parlemen dari Partai Republik dan Demokrat, meski suara penolak kesepakatan tersebut tampak tidak cukup untuk menghentikannya dalam proses legislasi.

Exit mobile version