Monotoneminimal.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa sebanyak 1.900 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Sosial (Kemensos) terindikasi terlibat dalam judi online. Data tersebut bersumber dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), yang mengidentifikasi indikasi judi ini di kalangan pegawai Kemensos.
Dari total 1.900 ASN yang terindikasi, 1.816 merupakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja praktis (PPPK), sementara 42 di antaranya adalah PPPK Paruh Waktu dan 42 PNS. Paling banyak indikasi judi ditemukan di satuan kerja Direktorat Perlindungan Sosial Non Kebencanaan.
Dalam keterangan pers yang disampaikan pada Jumat, 4 September 2026, Gus Ipul menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam untuk menindak lanjuti kasus ini. “Kita menerima data pegawai-pegawai Kementerian Sosial yang terindikasi melakukan judi online, baik dari PNS maupun P3K,” ungkapnya.
Penindakan yang akan diambil mencakup berbagai sanksi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sanksi tersebut dapat berupa peringatan, penundaan tunjangan kinerja, penurunan pangkat, hingga pemberhentian pegawai, tergantung pada tingkat kesalahan yang terlibat. Gus Ipul juga menambahkan, untuk pegawai P3K yang terlibat, kemungkinan perpanjangan kontrak mereka akan ditinjau kembali. “Kita akan ambil tindakan sesuai dengan seluruh ketentuan yang ada,” tuturnya.
Melalui langkah ini, Kementerian Sosial berupaya untuk menjaga integritas dan disiplin di lingkungan ASN agar tidak terjerumus ke dalam praktik yang melanggar hukum.
![[original_title]](https://monotoneminimal.com/wp-content/uploads/1900-asn-kemensos-terindikasi-main-judol-gus-ipul-kita-akan-tindak-avj.jpg)