Monotoneminimal.com – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, telah meluncurkan inisiatif untuk mempromosikan produk fesyen lokal melalui acara peragaan busana bertajuk “Kudus Fashion on the Street.” Acara ini berlangsung di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada Sabtu malam, 19 September 2026, dan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) sebagai model.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyatakan bahwa keterlibatan ASN dalam acara ini bertujuan untuk memasarkan produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor fesyen yang ada di Kudus. “Kami ingin menunjukkan kualitas luar biasa produk UMKM Kudus agar lebih dikenal luas,” ungkapnya. Lebih dari 35 jenama fesyen lokal berpartisipasi, dan acara ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi kreatif serta memberikan kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat.
Salah satu sorotan dalam peragaan busana ini adalah pengenalan desain batik yang akan digunakan sebagai seragam bagi ASN Kudus. Desain batik reroncen wahyu Kudusan terpilih sebagai pemenang dalam kompetisi desain batik untuk ASN. Bupati Sam’ani menjelaskan bahwa penerapan penggunaan desain tersebut akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.
Peserta lain dalam acara tersebut, seperti Pelaksana Tugas Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus, Andini Aridewi, mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya dirinya berjalan di catwalk. Meski terasa tegang, dia merasa senang bisa berkontribusi dalam mempromosikan fesyen lokal.
Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap dapat memperkuat citra produk lokal dan meningkatkan daya saing serta jangkauan pasar fesyen Kudus ke lingkup yang lebih luas.