Monotoneminimal.com – PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), perusahaan infrastruktur telekomunikasi dari Grup Djarum, mengantisipasi pertumbuhan bisnis melalui program Internet Rakyat (IRA). Program ini meluncurkan jaringan internet berbasis Fixed Wireless Access (FWA) 5G pada frekuensi 1,4 GHz yang menawarkan akses terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
Direktur TOWR, Indra Gunawan, menjelaskan bahwa pengembangan teknologi FWA akan meningkatkan permintaan atas infrastruktur telekomunikasi, termasuk menara dan jaringan fiber optik, yang merupakan komponen kunci bisnis perusahaan. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Indra menekankan bahwa pemerintah telah menerapkan FWA dalam kerjasama dengan beberapa pihak, termasuk PT Telemedia Komunikasi Pratama, yang berfungsi sebagai pelaksana program ini.
Indra berharap bahwa pengembangan FWA ini dapat memperluas akses internet yang bermanfaat bagi masyarakat serta meningkatkan keuntungan perusahaan. Menurutnya, potensi pertumbuhan di sektor ini masih sangat besar.
Saat ini, TOWR mengelola sekitar 36.892 menara dan 182.559 kilometer jaringan kabel optik, serta memiliki infrastruktur pendukung seperti satelit dan kabel bawah laut. Perusahaan melayani sekitar 61.038 tenant menara dengan rasio sewa 1,65 kali, dan menyediakan layanan Fiber-to-the-Tower serta Fiber-to-the-Home kepada sekitar 1,86 juta rumah.
Dalam laporan keuangan semester pertama 2026, TOWR mencatat pendapatan operasional konsolidasi sebesar Rp7,2 triliun, pertumbuhan 12,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. EBITDA tercatat Rp5,58 triliun dengan laba bersih Rp1,86 triliun, meningkat 12,4 persen. Perusahaan juga mengumumkan pendapatan kontraktual jangka panjang melebihi Rp100 triliun hingga 2045, menunjukkan komitmen untuk tetap disiplin dalam pengelolaan modal dan fleksibilitas keuangan.