Monotoneminimal.com – Kebakaran hutan di Prancis telah menghanguskan hampir 11.000 hektare lahan sejak awal tahun ini, melampaui total area terbakar yang tercatat pada tahun lalu. Sekitar 35.000 hektare lainnya juga terdampak akibat kebakaran ini. Menurut Direktur Jenderal Perlindungan Sipil, Julien Marion, selama tiga pekan terakhir, petugas pemadam kebakaran harus menangani antara 250 hingga 300 lokasi kebakaran secara bersamaan.
Marion menginformasikan bahwa tiga kebakaran utama yang saat ini masih berlangsung telah menghancurkan lebih dari 1.000 hektare setiap satu. Meskipun pemerintah telah mengerahkan sumber daya pemadaman secara besar-besaran, tantangan tetap besar. Sebelumnya, risiko kebakaran hutan dianggap terbatas di wilayah selatan Prancis, namun kini sekitar 50 departemen, termasuk Cotes-d’Armor dan Seine-et-Marne, telah dikategorikan sebagai kawasan hutan berisiko tinggi.
Menurut data dari Kantor Kehutanan Nasional Prancis, hampir 15.000 kebakaran terjadi sepanjang tahun ini, dengan sekitar 1.800 di antaranya tergolong kebakaran hutan. Kebakaran-kebakaran ini merusak hampir 30.000 hektare hutan dan vegetasi, termasuk kejadian signifikan di Pegunungan Corbieres pada bulan Agustus.
Presiden Emmanuel Macron, yang mengunjungi Hutan Fontainebleau baru-baru ini, menyatakan bahwa sejumlah tersangka terkait kebakaran yang diduga disengaja telah ditangkap. Dia menegaskan bahwa akan ada toleransi nol terhadap mereka yang bertanggung jawab. Selain itu, Prancis bekerja sama dengan lima negara Eropa lainnya untuk memesan pesawat pemadam kebakaran Canadair, yang baru-baru ini diaktifkan kembali produksinya. Saat ini, Prancis mengoperasikan 12 pesawat Canadair dan 8 pesawat Dash, serta menambah armada dengan sekitar 40 pesawat dan helikopter lainnya untuk penanganan kebakaran.