Monotoneminimal.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali telah mengonfirmasi kesiapan sistem distribusi tenaga listrik untuk mendukung Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII yang berlangsung dari 13 Juni hingga 11 Juli 2026. Dengan pengamanan sistem distribusi dan pemantauan jaringan yang intensif, PLN berkomitmen agar masyarakat dan wisatawan dapat menikmati rangkaian acara budaya tersebut dengan aman.
Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menjelaskan pentingnya keandalan pasokan listrik dalam mendukung acara berskala besar, termasuk PKB yang dikenal sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Bali. “Kami memastikan seluruh pertunjukan, terutama yang menggunakan sistem pencahayaan dan tata suara, dapat berlangsung tanpa terganggu oleh masalah pasokan listrik,” ujarnya.
Untuk menyokong keandalan pasokan selama PKB, UP2D Bali telah merancang skema pengamanan sistem distribusi dan menyiapkan langkah antisipatif jika terjadi gangguan jaringan. Seluruh kondisi jaringan akan dipantau secara berkelanjutan melalui pusat pengendalian distribusi, memungkinkan respons cepat terhadap setiap situasi operasional.
Petrus menyoroti bahwa kesiapan sistem tidak hanya tergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kemampuan dalam pengendalian sistem dan kecepatan respons. Jika terdapat gangguan, UP2D memiliki rencana pengalihan beban untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik. Sebanyak 27 personel PLN UP2D Bali akan disiagakan selama acara untuk memastikan monitoring dan pengamanan jaringan.
PLN juga terus memantau potensi gangguan eksternal, seperti cuaca ekstrem dan faktor teknis lainnya yang dapat mempengaruhi jaringan distribusi. Dengan pengelolaan sistem yang andal dan pengawasan berkelanjutan, PLN berkomitmen untuk mendukung keberhasilan PKB XLVIII sebagai kebanggaan masyarakat Bali dan daya tarik wisatawan.