Monotoneminimal.com – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan pentingnya penggunaan mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk tujuan yang benar. Dalam sebuah rapat koordinasi yang berlangsung di Solo pada Selasa (24/2), Nanik mengingatkan para kepala SPPG agar tidak menggunakan kendaraan tersebut untuk berbelanja atau keperluan di luar distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah dan Posyandu.
Rapat tersebut dihadiri oleh 933 pengelola dapur MBG dari berbagai daerah di Solo Raya. Nanik menyatakan bahwa penggunaan mobil operasional untuk belanja menjadi masalah serius yang harus dihentikan. “Apabila masih ditemukan mobil operasional SPPG yang digunakan untuk berbelanja ke pasar, saya akan mengambil tindakan tegas,” ujarnya.
Nanik menekankan bahwa kendaraan tersebut memang khusus untuk distribusi MBG, oleh karena itu kebersihan dan higienitasnya harus dipelihara. Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan yang ketat terhadap bahan baku pangan. Pengawas Gizi dan Pengawas Keuangan harus melakukan pengecekan menyeluruh saat bahan pangan tiba di SPPG untuk memastikan kualitas dan kesesuaian harga dengan harga eceran tertinggi.
Lebih jauh, Nanik meminta agar kepala SPPG menolak tegas jika ada mitra atau supplier yang mencoba menggunakan mobil operasional SPPG untuk belanja. Masing-masing pihak harus bertanggung jawab atas pengangkutan bahan pangan. Proses pengecekan yang teliti dan keputusan tegas di titik penerimaan bahan baku sangat penting untuk menjaga keamanan pangan dan kualitas MBG yang akan diberikan kepada penerima manfaat. Dengan pengawasan yang baik, diharapkan kualitas makanan yang disalurkan tetap terjaga.