Monotoneminimal.com – Drama tingkat tinggi terjadi di Stadio Olimpico, Roma, pada Jumat malam (30/1) di mana Lazio berhasil meraih tiga poin penting setelah mengalahkan Genoa dengan skor 3-2 dalam lanjutan Serie A. Pertandingan ini dipenuhi ketegangan, termasuk tiga tendangan penalti dan gol penentu di menit-menit akhir.
Lazio asuhan Maurizio Sarri, yang sempat unggul 2-0 melalui gol Pedro dan Kenneth Taylor, harus berjuang keras setelah Genoa, dilatih Daniele De Rossi, berhasil menyamakan kedudukan. Babak pertama berlangsung monoton, dengan kondisi stadion yang sepi akibat protes beberapa pendukung tuan rumah dan ketiadaan suporter tamu. Ketiadaan peluang berbuah skor 0-0.
Situasi berubah drastis di babak kedua. Setelah Aaron Martin melakukan pelanggaran handball, Pedro berhasil mengeksekusi penalti dan membawa Lazio memimpin. Tak lama berselang, Kenneth Taylor menambah keunggulan, melahirkan harapan kemenangan mudah.
Namun, Genoa tidak menyerah. Setelah Mario Gila di penalti, Ruslan Malinovskyi mengeksekusi penalti untuk memperkecil ketertinggalan, diikuti oleh gol penyama dari Vitinha, membuat skor menjadi 2-2.
Ketika pertandingan hampir berakhir tanpa pemenang, wasit menunjuk titik penalti untuk ketiga kalinya setelah Leo Ostigard melanggar aturan di kotak penalti. Danilo Cataldi, dengan tenang, mengeksekusi penalti di menit ke-90+7, mengamankan kemenangan Lazio.
Kemenangan ini sangat penting bagi Lazio, memberikan dorongan semangat bagi pelatih Maurizio Sarri dan timnya untuk terus bersaing di klasemen Eropa. Sementara itu, Genoa meskipun berjuang gigih, harus pulang tanpa poin.