Monotoneminimal.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mencatatkan jumlah kunjungan wisatawan yang signifikan pada tahun 2025, mencapai 1,4 juta orang, baik dari dalam maupun luar negeri. Plt Direktur Utama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Ahmad Fajar, menyampaikan hal ini dalam keterangan yang dirilis pada hari Sabtu di Mataram.
Dia menjelaskan bahwa pencapaian positif ini berkat dukungan kerjasama semua pihak serta upaya untuk menjaga kinerja kawasan pariwisata. “Kami berhasil menjaga tingkat okupansi yang stabil dan mendorong pertumbuhan signifikan pada jumlah kunjungan,” ujarnya. Rata-rata hunian hotel di Mandalika mencatatkan angka sekitar 55 persen sepanjang tahun ini, dengan puncak okupansi terjadi pada Juli dan Agustus karena banyaknya kegiatan nasional dan internasional serta momentum libur sekolah.
Menurut Fajar, meningkatnya aktivitas di seluruh kawasan memberikan dampak positif bagi pergerakan wisatawan. Stabilitas ini juga terkait dengan penyelenggaraan berbagai acara MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) yang semakin menguatkan posisi Mandalika sebagai destinasi pariwisata.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan layanan dan amenitas berstandar internasional untuk meningkatkan pengalaman bagi wisatawan dan mendukung pertumbuhan pariwisata berkelanjutan. Lonjakan kunjungan ini terjadi merata di berbagai kelas hotel, mencerminkan dampak positif event terhadap ekonomi lokal.
Ke depan, ITDC berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas layanan, memperpanjang durasi tinggal wisatawan, dan meningkatkan pengeluaran mereka saat berada di kawasan tersebut, demi kemajuan sektor pariwisata di Mandalika.