Monotoneminimal.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya kinerja optimal untuk meraih swasembada pangan, dan menyatakan pencopotan pejabat akan dilakukan jika target tidak tercapai. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, yang dihadiri oleh sekitar 5.000 petani dan penyuluh secara langsung, serta dua juta petani secara daring.
Amran menekankan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah tegas untuk memastikan kemandirian pangan, sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto. Dia menjelaskan bahwa tidak ada toleransi bagi pejabat yang tidak profesional dalam menjalankan tugasnya. “Kami akan mencopot siapa saja yang tidak patuh,” ungkapnya.
Dalam konteks kerjasama, Amran mengapresiasi upaya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang selalu siap berkoordinasi intensif, bahkan hingga dini hari, untuk mencapai hasil maksimal. Amran menjelaskan, meskipun menghadapi tekanan tinggi, komunikasi lintas sektor ini menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan pangan bangsa.
Lebih lanjut, menteri mengingatkan bahwa pencopotan pejabat Eselon I pernah dilakukan secara massal sebagai bentuk komitmen terhadap kinerja yang baik. “Tidak capai target berarti mengkhianati harapan petani,” tegasnya.
Komitmen untuk memenuhi seluruh perintah Presiden, memberantas korupsi, dan memastikan swasembada pangan akan terus dikejar untuk kesejahteraan masyarakat. Amran memuji dukungan anggaran pertanian yang mencapai Rp40 triliun tahun ini, tertinggi dalam sejarah, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional.