Monotoneminimal.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi kemunculan Bibit Siklon Tropis 96S dan 98S yang terdeteksi di selatan wilayah perairan Indonesia. Dua bibit siklon ini berpotensi menyebabkan gelombang laut tinggi di sejumlah lokasi yang berdekatan.
Deteksi pertama Bibit Siklon Tropis 96S terjadi pada tanggal 24 Desember 2025, tepatnya pukul 18.00 UTC atau 01.00 WIB. Saat itu, posisi sistem ini berada di Samudera Hindia, tepatnya di bagian selatan Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut BMKG, potensi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam rentang waktu 24 jam berikutnya masih dinilai rendah.
Pihak BMKG juga mengingatkan bahwa kehadiran kedua bibit siklon ini tidak hanya berpotensi mengakibatkan gelombang tinggi, tetapi juga dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa daerah di sekitar perairan tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi lebih lanjut dari BMKG, mengingat perubahan cuaca dapat terjadi dengan cepat.
Kondisi ini perlu mendapatkan perhatian khusus dari masyarakat, terutama para nelayan dan pengguna perairan lainnya. BMKG memastikan akan terus memantau situasi lebih lanjut dan memberikan informasi terkini mengenai perkembangan cuaca, termasuk efek yang mungkin ditimbulkan oleh kedua bibit siklon tersebut. Sebagai langkah preventive, disarankan juga agar masyarakat mematuhi peringatan dan informasi yang disampaikan oleh pihak berwenang terkait kondisi cuaca saat ini.